737 Max berada dalam masalah yang lebih dalam dari yang diperkirakan Boeing, dan stoknya tenggelam
Saham Boeing
jatuh pada hari Senin menyusul laporan kalau industri memikirkan buat
menghalangi penciptaan 737 Max yang bermasalah.
Sumber berkata
kepada CNN kalau keputusan tentang masa depan 737 Max bisa diumumkan Senin
sehabis pasar AS tutup. Industri bisa menunda ataupun menghalangi penciptaan,
tambah mereka.
CEO Boeing( BA)
Dennis Muilenburg memperingatkan pada bulan Juli kalau industri hendak dituntut
buat kurangi ataupun menghentikan penciptaan 737 Max bila FAA menunda persetujuan
melampaui kuartal keempat buat revisi fitur lunak pesawat.
737 Max
mendarat di segala dunia pada bulan Maret sehabis 2 musibah fatal- jet Lion Air
ke Laut Jawa pada Oktober 2018 serta suatu pesawat Ethiopian Airlines dekat
Addis Ababa pada Maret- menewaskan 346 orang. Boeing yakin revisi fitur lunak
bisa membuat pesawat lebih nyaman buat terbang.
Penundaan itu
jadi jelas sehabis pertemuan minggu kemudian antara Administrasi Penerbangan
Federal serta Boeing, di mana Boeing kembali dengan uraian kalau 737 Max jet
tidak hendak diizinkan terbang tahun ini.
Keuntungan
saham Boeing tahun ini saat ini cuma dekat 3%. Saham pembuat pesawat naik dekat
15% pada 2019 baru- baru ini 3 minggu kemudian. Investor sudah kehabisan
kesabaran dengan industri, serta sebagian analis sudah memangkas sasaran harga
mereka di bursa.
Tidak terdapat
yang menganjurkan kalau industri mengalami ancaman terhadap kelangsungan
hidupnya. Neraca Boeing masih kokoh, serta apalagi para kritikus mengakui kalau
itu hendak dipadati dengan duit tunai begitu dia bisa mulai mengirimkan ratusan
737 jet Max yang terus dibangunnya semenjak Maret.
" Ini pula
hendak lalu. Namun banyak investor hendak kehabisan kesabaran dengan mereka
pada dikala itu," Ronald Epstein, analis aerospace dari Bank of America
Merrill Lynch, tadinya berkata kepada CNN Business." Banyak yang wajib
dicoba dengan overpromising serta kurang tayang kala hal- hal hendak
terjalin."
Komentar
Posting Komentar